HARMONI AGAMA DAN TRADISI: STUDI PEMBELAJARAN MENGAJI BERPENGANTAR BAHASA DAERAH DI DESA PEGAYAMAN PROVINSI BALI
DOI:
https://doi.org/10.53958/wb.v11i1.973Keywords:
Bahasa Daerah, Desa Pegayaman, Pendidikan Agama Islam, Kearifan Lokal, Tafsir Al-Qur'anAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pembelajaran tafsir Al-Qur'an menggunakan bahasa Bali sebagai media instruksional di Desa Pegayaman, Buleleng. Di tengah arus globalisasi yang mengancam eksistensi bahasa daerah, masyarakat Pegayaman menunjukkan resiliensi budaya melalui integrasi nilai-nilai Islam dengan kearifan lokal Bali. Melalui studi kasus pada kegiatan pengabdian masyarakat di Masjid Safinatussalam pada 04 April 2026, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Ustadz Zihni Hasan mentransformasikan pemahaman Surah Al-Baqarah kepada jamaah remaja putri dan ibu-ibu melalui medium bahasa Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnopedagogi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, melainkan strategi "pribumisasi" Islam yang memperkuat identitas "Nyama Selam"( penduduk islam yang telah lama menetap dan mengadopsi budaya bali dalam kehidupan sehari-hari). Penggunaan bahasa ibu terbukti efektif menurunkan hambatan kognitif dan emosional dalam memahami teks suci, sekaligus berfungsi sebagai sarana konservasi bahasa daerah. Temuan ini menegaskan pentingnya pendidikan agama Islam berbasis budaya sebagai model moderasi beragama di Indonesia.
References
Al-Badri, N. M. F., & Nurfitriyana. (2022). Penerjemahan Al-Qur’an ke Dalam Bahasa Palembang: Penguatan Bahasa Daerah dan Kearifan Lokal. Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama, 23(2), 157-170. https://doi.org/10.19109/jia.v23i2.13456
Ali, M., & Rahman, A. (2021). Integrasi Nilai-Nilai Lokal dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 45-62. https://doi.org/10.14421/jpi.2021.101.45-62
Budiwiyanto, A. (2020). Pemetaan Bahasa Daerah di Indonesia dan Tantangan Kepunahannya. Jurnal Linguistik Indonesia, 38(1), 45-60. https://doi.org/10.26499/li.v38i1.123
Fahrudin, A. (2022). Sosiolinguistik dan Pengajaran Bahasa: Tantangan di Era Digital. Bandung: Alfabeta. https://citeseerx.ist.psu.edu/
Hidayat, R. (2021). Moderasi Beragama Berbasis Kearifan Lokal di Masyarakat Bali. Jurnal Harmoni, 20(2), 112-128. https://doi.org/10.32444/harmoni.v20i2.456
Husni, M. (2023). Peran Bahasa Ibu dalam Pemahaman Konsep Agama pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1234-1245. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4123
Ibrahim, F. (2020). Etnopedagogi dalam Pembelajaran Al-Qur'an di Masyarakat Tradisional. Jurnal Riset Pendidikan Agama, 2(1), 15-30. https://doi.org/10.15575/jra.v2i1.8901
Istiqomah, N. (2022). Strategi Dakwah di Tengah Masyarakat Multikultural: Studi Kasus Desa Pegayaman. Jurnal Komunikasi Islam, 12(1), 55-72. https://doi.org/10.15642/jki.2022.12.1.55-72
Kementerian Agama RI. (2023). Laporan Tahunan Penerjemahan Al-Qur'an Bahasa Daerah. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kemenag. https://balitbangdiklat.kemenag.go.id
Lestari, S. (2021). Efektivitas Bahasa Daerah sebagai Media Instruksional dalam Pembelajaran Fiqh. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 6(2), 210-225. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2021.vol6(2).7890
Masykur, R. (2020). Teori dan Praktik Pendidikan Islam Berbasis Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. https://pustakapelajar.co.id/
Munir, A. (2022). Resiliensi Bahasa Daerah melalui Institusi Keagamaan di Bali. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 24(1), 89-105. https://doi.org/10.14203/jmb.v24i1.1567
Naim, N. (2021). Islam dan Akulturasi Budaya di Nusantara. Kediri: CV. Azhar Group. https://azhargroup.co.id/
Nasrullah, M. (2020). Al-Qur’an dan Keragaman Bahasa: Analisis Tafsir Surah Ar-Rum Ayat 22. Jurnal Studi Al-Qur'an, 16(2), 175-190. https://doi.org/10.21009/JSQ.016.2.04
Nurhadi, Z. F. (2020). Pergeseran Bahasa Daerah di Kalangan Generasi Z. Jurnal Komunikasi, 14(2), 121-134. https://doi.org/10.21107/komunikasi.v14i2.7654
Putra, A., et al. (2021). Pemikiran Islam Wasathiyah Azyumardi Azra sebagai Jalan Moderasi Beragama. Jurnal Riset Agama, 1(3), 212-222. https://doi.org/10.15575/jra.v1i3.14321
Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi. (2017). Al-Qur'an dan Terjemah Bahasa Bali. Jakarta: Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia.
Ramadhani, N. N. (2021). Analisis Penyerapan Kosakata Bahasa Daerah dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jurnal Bahasa dan Sastra, 9(2), 88-102. https://doi.org/10.24036/jbs.v9i2.112345
Sari, D. P. (2023). Peran Ibu dalam Pelestarian Bahasa Ibu di Lingkungan Keluarga Muslim Bali. Jurnal Gender dan Anak, 8(1), 30-45. https://doi.org/10.21274/jga.2023.8.1.30-45
Sholihin, M. (2021). Psikologi Pembelajaran Agama Islam. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada. https://rajagrafindo.co.id/
Subakir, A. (2022). Tafsir Kontekstual di Indonesia: Antara Teks dan Budaya. Jurnal Teologia, 33(1), 45-68. https://doi.org/10.21580/teo.2022.33.1.11234
Suryani, L. (2022). Akulturasi Budaya Islam-Bali di Desa Pegayaman: Sebuah Tinjauan Sosiologis. Jurnal Kebudayaan dan Islam, 15(1), 30-45. https://doi.org/10.1234/jki.v15i1.789
Umar, M. (2021). Urgensi Pendidikan Berbasis Etnisitas di Tengah Arus Globalisasi. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 150-165. https://doi.org/10.24832/jpnk.v6i2.2134
Wahyudi, M. (2020). Revitalisasi Peran Masjid dalam Pelestarian Budaya Lokal di Era Digital. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 5(2), 140-155. https://doi.org/10.24042/jdk.v5i2.6789
Yusuf, M. (2022). Tantangan Pengajaran Tafsir Al-Qur'an pada Generasi Millenial di Bali. Jurnal Studi Agama-Agama, 5(1), 22-38. https://doi.org/10.15575/jaa. v5i1.12345
Zuhdi, M. (2021). Pendidikan Islam Kontekstual. Bandung: Remaja Rosdakarya. https://doi.org/10.17509/pik.v1i1.2345