DAMPAK POLA PENGASUHAN OTORITER ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL DAN PERILAKU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Authors

  • Dhiva Shahilla Saragih Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nur Zakiyah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Rizka Hasanah Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.53958/wb.v10i2.882

Keywords:

Pengasuhan, Otoriter, Anak Usia Dini

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pola asuh otoriter terhadap perkembangan sosial dan emosional anak usia dini. Perkembangan sosial emosional anak usia dini sangat penting karena membentuk sikap, nilai, dan perilaku mereka di masa depan. Studi kepustakaan ini menelaah berbagai teori dan penelitian relevan untuk menganalisis bagaimana pola asuh otoriter, yang menekankan kontrol ketat dan kepatuhan, memengaruhi perkembangan anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola asuh otoriter dapat menghambat perkembangan regulasi emosi anak, meningkatkan risiko kecemasan dan depresi, serta memicu reaksi defensif yang mengarah pada perilaku eksternalisasi seperti agresi atau internalisasi seperti isolasi sosial. Dampak gender juga terlihat, di mana anak perempuan cenderung memendam emosi menjadi apatis atau cemas, sementara anak laki-laki lebih mengeksternalisasi menjadi ledakan emosi. Selain itu, faktor budaya seperti nilai kolektivisme di Indonesia dapat memperburuk dampak negatif pola asuh ini. Dampak jangka panjang dari pola asuh otoriter meliputi masalah akademik dan sosial di sekolah dasar, serta peningkatan risiko gangguan mental di masa dewasa. Penelitian ini menekankan pentingnya intervensi untuk mencegah anak-anak yang diasuh secara otoriter mengulangi pola tersebut di generasi berikutnya.

References

Bandura, A. (1977). Teori Pembelajaran Sosial. Prentice Hall.

Baumrind, D. (1991). Pengaruh Gaya Pengasuhan terhadap Kompetensi Remaja dan Penggunaan Zat. The Journal of Early Adolescence, 11(1), 56-95.

Bowlby, J. (1988). Basis Aman: Lampiran Orang Tua-Anak dan Perkembangan Manusia yang Sehat. Basic Books.

Elias, M. J., Zins, J. E., Weissberg, R. P., Frey, K. S., Greenberg, M. T., Haynes, N. M., Kessler, R., Schwab-Stone, M. E., & Shriver, T. P. (1997). Mendorong Pembelajaran Sosial dan Emosional: Pedoman untuk Pendidik. Association for Supervision and Curriculum Development (ASCD).

Hadiyono. (2015). Pola Asuh Otoriter dan Dampaknya pada Perkembangan Anak di Indonesia. Universitas Negeri Yogyakarta.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA). (2022). Laporan tahunan perlindungan anak. Jakarta: KPPPA.

Lamborn, S. D., Mounts, N. S., Steinberg, L., & Dornbusch, S. M. (1991). Pola Kompetensi dan Penyesuaian di Kalangan Remaja dari Keluarga Otoritatif, Otoriter, Memanjakan, dan Mengabaikan. Journal Child Development, 62(5), 1049-1065.

Maccoby, E. E., & Martin, J. A. (1983). Sosialisasi dalam Konteks Keluarga: Interaksi Orang Tua-Anak. In P. H. Mussen & E. M. Hetherington (Eds.), Handbook of Child Psychology: Vol. 4. Sosialisasi, Kepribadian, dan Perkembangan Sosial (4th ed., pp. 1-101). Wiley.

Nugroho. (2020). Pengaruh pola asuh otoriter terhadap regulasi emosi anak prasekolah di Yogyakarta. Universitas Gadjah Mada.

Nurhasanah dkk, (2021). Perkembangan Sosial dan Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan dan Konseling, Vol 4 No. 02

Pinquart, M. (2017). Associations of parenting dimensions and styles with externalizing problems of children and adolescents: An updated meta-analysis. Developmental Psychology, 53(5), 873-932.

Rahayu, S., & Suryani, N. (2020). Pengaruh gaya pengasuhan otoriter terhadap kompetensi sosial anak usia dini. Jurnal Psikologi Pendidikan Indonesia, Santoso, A. (2015). Dampak pola pengasuhan otoriter pada perkembangan emosional anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 78-92.

Santrock, J. W. (2019). Child development (edisi ke-16). New York: McGraw-Hill.

Santoso, A. (2015). Dampak pola pengasuhan otoriter pada perkembangan emosional anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 78-92.

Sari, D. P., & Putri, L. (2019). Gaya pengasuhan otoritatif sebagai alternatif untuk perkembangan anak di Indonesia. Jurnal Psikologi Keluarga, 12(3), 201-215.8(2), 145-160.

Sari, D. P., & Wijaya, A. (2018). Dampak pengasuhan otoriter pada perkembangan empati anak usia dini. Jurnal Psikologi Anak, 10(1), 45-60.

Steinberg, L., Lamborn, S. D., Dornbusch, S. M., & Darling, N. (1994). Over-time changes in adjustment and competence among adolescents from authoritative, authoritarian, indulgent, and neglectful families. Child

Wulandari, E., & Sari, N. P. (2018). Faktor budaya dalam pola pengasuhan otoriter dan dampaknya pada perilaku anak usia dini. Jurnal Studi Anak Indonesia, 7(1), 45-58

Downloads

Published

2025-12-26

How to Cite

Dhiva Shahilla Saragih, Nur Zakiyah, & Rizka Hasanah Nasution. (2025). DAMPAK POLA PENGASUHAN OTORITER ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL DAN PERILAKU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. Widya Balina, 10(2), 277–291. https://doi.org/10.53958/wb.v10i2.882