Pola Pembentukan Aturan Hidup Santri (ROLE OF LIFE) Dengan Nilai-Nilai Spiritual di Pondok Pesantren Nurul Falah Jember

  • Dinansyah Dinansyah STAI Denpasar Bali
Keywords: Aturan Hidup, Santri, Nilai Spiritual, Pondok Pesantren

Abstract

Pondok pesantren dalam kontek pendidikan pada dasarnya tidak bisa dilepaskan dari tujuan dan fungsi keberadaannya. Meski pada kenyataannya orisinalitas dan keunikan pesantren berbeda dengan lembaga pendidikan yang lain. Secara umum tujuan pendidikan pesantren untuk menuntut dan mengembangkan ilmu itu semata-mata merupakan kewajiban yang harus dilakukan secara ikhlas. Keikhlasan merupakan asas kehidupan di pesantren yang ditetapkan secara taktis dalam pembinaan santri, melalui pola pembentukan aturan hidup santri (role of life) dengan nilai-nilai spiritual. Pesantren adalah untuk menciptakan dan mengembangkan kepribadian muslim, yaitu pribadi yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan, berakhlak mulia, bermanfaat bagi masyarakat atau berkhidmat pada masyarakat dengan jalan menjadi kawula atau abdi masyarakat.

References

[1] Dhofier, Zamakhsyari. 1982. Tradisi Pesantren,Studi Pandangan Hidup Kiyai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia, Jaarta:LP3ES.
[2] Madjid, Nurcholis, dalam Merumuskan Kembali Tujuan Pesantren dalam Dawam Rahardjo (edt), Pergulatan Dunia Pesantren Menbangun dari Bawah, Jakarta: P3M, 1985.
[3] Madjid, Nurcholis.2010. Bilik-Bilik Pesantren, Jakarta: Paramadina
[4] Mastuhu, 1994. Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren. Jakarta
[5] Ziemek, Manfred. 2000. Pesantren Islamische Bildung in Soziallen Wandel. P3M: Jakarta.
Published
2021-06-30